Minggu, 06 Juni 2010

Pioner - Pioner Cilik Generasi Penerus Gereja

"Engkau perkenankan pesta bersama Mu, keliling meja altar Mu dalam ekaristi.."


Tak seperti biasanya, wajah - wajah penuh rona kebahagiaan terpancar jelas (Sabtu 5/5)sekitar pukul 16.00 saat dua puluh delapan bocah nan cantik dan tampan,dengan didampingi ke dua orang tua mempersiapkan hati untuk sejenak menyapa Bapa di bangunan tinggi berlambangkan salib di Gereja St. Mikael Gombong.Putihnya pakaian yang mereka kenakan, tak sebanding rasanya dengan pancaran mata yang bening dan rona wajah para bocah yang polos.
"Pesta Tubuh dan Darah Kristus", bocah - bocah calon penerima Komuni I sudah tak sabar menanti perayaan ekaristi sore itu. Mereka yang telah dipersiapkan, diteguhkan, dan memperoleh pembekalan - pembekalan selama beberapa bulan terakhir, akhirnya telah kukuh untuk menjadi bocah - bocah yang lebih dewasa dalam kehidupan beriman Katolik.Barangkali hari itu menjadi hari yang paling mereka tunggu.
Perayaan ekaristi pun dimulai dengan khidmat, lagu pembukaan dinyanyikan siswa - siswi SD Pius BU semakin menambah suasana yang gegap gempita. Iringan - iringan perarakan yang panjang, dengan diiringi para penari cilik semakin menambah suasana nan meriah, membahagiakan bercampur haru tatkala itu.
Perayaan ekaristi bersama Rm. Bagyo Purwosanrosa Pr, Rm. Fx. Yitno Puspahandata Pr, serta Rm Efrem Boly cssr.
Dalam homili Rm Bagyo sungguh mengajak calon Komuni I beserta umat agar semakin dewasa dalam beriman, semakin yakin akan Kristus Yesus. Bahkan sempat terselip harapan paggilan akan para bocah calon penerima sakramen nan suci itu.
Memperbaharui janji babtis , mengungkapkan kesungguhan dan kepercayaan akan Yesus Kristus menunjukkan sebuah keyakinan akan seorang insan Katolik.
Perayaan ekaristi pun berjalan dengan lancar, hingga tibalah saat para bocah beriringan dengan kedua orang tua menerima tubuh dan darah Kristus, yang berupa hosti dan anggur. Merekalah para generasi muda gereja, cikal - bakal masa depan gereja, pioner - pioner cilik yang akan segera bertumbuh dan dikuatkan dalam kehidupan beriman Katolik. Mungkin memang tak banyak, hanya 28 bocah, tetapi tatkala bocah - bocah tersebut bersatu dan berjuang tuk memperjuangkan iman mereka, niscaya mereka tak lagi lemah namun menjadi insan - insan yang kokoh dan kuat.
Seusai perayaan ekaristi, mereka pun mengabadikan moment itu bersama - sama. Hingga akhirnya mereka kembali berkumpul dalam sebuah ruang pertemuan, Panti Mandala. Berbagi kasih dan kebahagiaan. Menunjukkan keberanian, para bocah bernyanyi bersama, sebuah lagu Syukur menjadi bumbu kebahagiaan. Seorang bocah mengungkap rasa dalam sebuah puisi dan lagu, bahkan seorang perwakilan dari mereka, bocah nan cantik pun memberikan sebuah sambutan di antara para romo, suster, dewan pastoral dan bapak ibu.Mengungkapkan dengan lantang bahwa mereka pun siap menjalankan tugas gereja, salah satunya menjadi Putra - Puri Altar esok.
Suasana yang begitu hangat dan berkesan, menyaksikan calon generasi penerus gereja berkumpul dan bersukacita dalam kasih persaudaraan.
Menjadi hari yang langka bagi Gereja St. Mikael Gombong, berkumpul dalam perayaan ekaristi yang sakral namun meriah, menyaksikan pioner - pioner cilik generasi penerus gereja, dan menumbuhkan benih - benih iman yang kuat akan Yesus Kristus.

"Proficiat dan teruslah berkarya untuk menunjukkan dan membuktikan kesetiaan dan kedewasaan iman kalian adik - adik.."

Tidak ada komentar: