anak ayam menetas dari sebuah telur
telur yang dipeluk ibunya dalam kehangatan,
sungguh setia sang induk menjaganya
mengerami cintanya
tanpa keluh kesah
tak sedikitpun sang induk beranjak
TUHAN,
bahagianya menjadi seorang anak ayam
memiliki induk yang setia menjaganya
lambat laun ia beranjak dewasa
berjalan
bernyanyi nyanyi
anak ayam itu slalu mengikuti sang induk
mengikutinya
mencari makan
bersama sama
tanpa bosan dan lelah
namun,,,
setelah ia beranjak dewasa,
ia harus berjalan sendiri
berpisah dari sang induk
memasrakan nasib
kepada sang empunya
takdir dan nasib..
benar, semua itu takdir dan nasib
di gariskan oleh TUHAN
beranjak dewasa
berjuang
brjuang
menanggung hidup sendiri
dan memasrahkan nasib kepada alam,,
teman,
kau mesti menjadi anak ayam,,
selalu berjuang
sayangilah ayahanda dan ibunda
selagi kao
masih bisa MENYAYANGINYA................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar