Rabu, 30 Maret 2011

Ketika Aku Merindu EMAK ku

Selamat malam Tuhan..

Suatu ketika aku merasa begitu lelah

Suatu ketika aku merasa begitu penat

Suatu ketika aku merasa begitu bosan

Suatu ketika aku merasa begitu pilu



aku lelah dengan semua gejolak ku

tak tahu, tak paham

aku berdiam dan bersendawa

hanya diam, Tuhan

tak bersua, tak berkata

terkadang aku merindukan yang tiada

bukan terkadang!

tetapi selalu..

selalu aku merindu yang tiada itu

katanya, "Jangan kau merindunya Lia.."

namun hati tak biasa berdusta dan mata tak terbiasa menipu

Tuhan, aku meyakini akan sesuatu hal

aku mengimaninya

aku mempercayainya

dia yang selalu aku rindu itu sesungguhnya ada bersama ku

ataukah malah ada di sisi Mu?

Salahkah jika aku merindu?

Aku merindukan ibuku

Aku kangen 'emak ku'

Sekarang sedang apakah emak?

apakah dia tahu bahwa aku mengungkap rinduku lewat mata jariku?

Dia, Tuhan..

Bunda yang amat aku cintai

Mama yang amat aku sayangi

Aku ingin mendekapnya !

Dia milik ku!

bukan.. sungguh dia lah milik Mu!



Ma, sedang apa engkau?

Masih ingatkah akan masa- masa kita?

Kau tahu

Brendy sekarang bertambah gemuk

dia pasti merindumu seperti aku

dia makan sangat banyak..

Biasanya kita habiskan senja bersamanya kau dan aku,

beralaskan tikar kita merebahkan penat dan lelah

aku masih ingat semuanya, sangat lekat..

belum lagi, jika gadismu ini sibuk dengan telepon genggamnya

"Lia, jangan sms an terus.."

tak boleh ya, Ma? Aku yang beranjak dewasa ini mulai merasakan cinta

aku ingin menceritakan kisah cintaku seperti teman gadisku yang lain

Mama, aku merasa bahagia , kau pun jua?

Putrimu sudah berhasil menerima beasiswa

aku ingin mengungkapkan nya padamu

aku ingin membagikan bahagia ku padamu

aku ingin melihat senyum mu

aku ingin bisa bermimpi berjumpa dengan mu

aku ingin mengungkap kisah ku

tetapi di mana engkau, Emak ku ?

Tak lama aku datang ke deruan ombak

tatkala aku tak kuasa menawar rindu ku

ku sebar wewangian untuk mu Ma,

sudah kah kau terima? hanya setitik doa air mata ku

Sebentar lagi Lia akan hijrah ke kota pelajar

lalu bagaimana dengan papa?

Dia bahagia, tetapi dia pasti sedih Ma..

suami mu akan tinggal sendiri di rumah

hanya dengan Brendy dan Bella

maukah kau menemianinya?

Melalui doa mu..

Aku ingin kau menemani papa ku, suami mu

Mama, di Jogja nanti aku akanlebih dekat dengan putramu

dia akan sering mengunjungiku

dia akan menjaga ku

tak perlu kau khawatir

aku akan menjaga diri ku baik-baik

aku akan tetap rajin ke gereja

aku akan berusaha menyelesaikan studi ku

Lia akan selalu semangat, Ma !

Dan surprise

tak lama lagi anak lelaki mu akan menjadi seorang sarjana muda

apa kau bangga? Aku ceritakan semua kisah bahagia kita di sini

agar kau.. BAHAGIA

anak lelaki mu itu pandai, aku sayang padanya, juga papa selalu merindunya

dia sekarang agak cerewet pada ku,huh.!

tetapi aku yakin di menyayangiku..

Banyak hal yang berlalu di sini Mama

Banyak kenangan yang indah bersama papa dan ooh

Kenangan kita, album cerita cinta sebuah keluarga cilik

Keluarga yang selalu menyayangi sosok emak nya

Papa, Lia, Ian selalu kompak !

Kita cinta Mama, kita kangen pada mu..

Salam manja gadis mu

Salam peluk putra mu

Salam hangat suami mu

Doa kami untuk mu..

Ku tunggu dalam mimpi ku, Mama..