Mata Jariku adalah sesuatu yang menunjukan bahwa Jari ini memiliki mata - mata yang jeli. Mata - mata ini adalah kawan di saat sendiri dan sepi, mengantarkan hati menuju hal yang ada jauh di angan..
Kamis, 14 Oktober 2010
Selasa, 12 Oktober 2010
BATINKU-BATINMU-BATINNYA
selamat pagi cintaku,
selamat pagi ayahandaku,
selamat pagi sahabatku, selamat pagi Tuhan..
Pagi benar aku terbangun, aku teringat akan cintaku d angan.
Membawaku teringat akan sosok Mu.
Engkau pelita ku,
walau terkadang inginku merebut keutuhan yg jadi milik Mu.
Setiapku merindukan dekapannya,
aku bercnda dengan Mu dalam diam. Stiap ku mengi2nkan kecupan hangatnya,aku bertengkar dengan Mu dalam diam. Stiap kali aku ingin menggenggam keutuhannya, kau menariknya lagi.
Tuhan,
kenapa aku bgitu ingin merebut yg bukan milik ku?
Betapa tolol nya aku.
Stiap insan itu milik Mu. Bahkan aku pun milik Mu.
Stiap saat Kau mau, Kau ambil.
Terlalu kuasa dan sempurna sahabatku ini.
Hingga aku tak patut menuntut pada Mu.
Namun, syukurku akan diri Mu, aku resapi.
Engkau yg memberiku air kehidupan,
Engkau yg membiarkanku mengecap keutuhan rasa,
Engkau yg membiarkanku sejenak merasakan dekapan hangat ketulusan.
Tuhan, hanya batinku-batinMU-batinnya yg dapat meresapinya. Semoga.
Dia telah menggoreskan tinta dalam benak ku.
Bahkan dia telah menuliskan beribu kata dalam rasaku.
Dia telah menggandengku jauh menelusuri celah kekosongan.
Dia terlalu hangat memeluk ku yg rapuh.
Dia yg membuka stiap kemunafikanku.
Dia yg telah mengobrak abrik tatanan dalam pikirku.
Dia yg membiarkanku memasuki ruang batin nya.
Dia yg menarik kerapuhanku,menukarnya dgn tulusnya kekuatan.
Terlalu jauh dia menarikku,
menggandeng hatiku dan mengajaknya berlari.
Terlalu sulit aku melepaskan sumber rasaku.
Tuhan,
aku tahu aku terlalu sering menyakitinya.
Aku memahami kegalauan hatinya.
Aku mengerti keresahan yg tertutup rapat olehnya.
Aku hanya diam,malah membuatnya terkadang kecewa.
Aku tak bisa menjadi ketulusan yg dapat mendekapnya dgn penuh kehangatan.
Aku malah makin membuatnya membenci kerapuhanku.
Aku tak kuasa jika harus menyakiti
skali aku menggoreskan luka padanya,
aku akan merasakan beribu goresan lukaku
hatiku yg telah bnyak tergores dgn luka khidupan,
dia dapat menghapusnya.
Dia dapat mengganti goresan lukaku dgn goresan keutuhan nya.
Dia sejatiMU
insan kecilMU yg menjadi kawan kerapuhanku
menjadi pengobat lara dan dukaku
menjadi penawar rindu keutuhan cinta
selamat pagi ayahandaku,
selamat pagi sahabatku, selamat pagi Tuhan..
Pagi benar aku terbangun, aku teringat akan cintaku d angan.
Membawaku teringat akan sosok Mu.
Engkau pelita ku,
walau terkadang inginku merebut keutuhan yg jadi milik Mu.
Setiapku merindukan dekapannya,
aku bercnda dengan Mu dalam diam. Stiap ku mengi2nkan kecupan hangatnya,aku bertengkar dengan Mu dalam diam. Stiap kali aku ingin menggenggam keutuhannya, kau menariknya lagi.
Tuhan,
kenapa aku bgitu ingin merebut yg bukan milik ku?
Betapa tolol nya aku.
Stiap insan itu milik Mu. Bahkan aku pun milik Mu.
Stiap saat Kau mau, Kau ambil.
Terlalu kuasa dan sempurna sahabatku ini.
Hingga aku tak patut menuntut pada Mu.
Namun, syukurku akan diri Mu, aku resapi.
Engkau yg memberiku air kehidupan,
Engkau yg membiarkanku mengecap keutuhan rasa,
Engkau yg membiarkanku sejenak merasakan dekapan hangat ketulusan.
Tuhan, hanya batinku-batinMU-batinnya yg dapat meresapinya. Semoga.
Dia telah menggoreskan tinta dalam benak ku.
Bahkan dia telah menuliskan beribu kata dalam rasaku.
Dia telah menggandengku jauh menelusuri celah kekosongan.
Dia terlalu hangat memeluk ku yg rapuh.
Dia yg membuka stiap kemunafikanku.
Dia yg telah mengobrak abrik tatanan dalam pikirku.
Dia yg membiarkanku memasuki ruang batin nya.
Dia yg menarik kerapuhanku,menukarnya dgn tulusnya kekuatan.
Terlalu jauh dia menarikku,
menggandeng hatiku dan mengajaknya berlari.
Terlalu sulit aku melepaskan sumber rasaku.
Tuhan,
aku tahu aku terlalu sering menyakitinya.
Aku memahami kegalauan hatinya.
Aku mengerti keresahan yg tertutup rapat olehnya.
Aku hanya diam,malah membuatnya terkadang kecewa.
Aku tak bisa menjadi ketulusan yg dapat mendekapnya dgn penuh kehangatan.
Aku malah makin membuatnya membenci kerapuhanku.
Aku tak kuasa jika harus menyakiti
skali aku menggoreskan luka padanya,
aku akan merasakan beribu goresan lukaku
hatiku yg telah bnyak tergores dgn luka khidupan,
dia dapat menghapusnya.
Dia dapat mengganti goresan lukaku dgn goresan keutuhan nya.
Dia sejatiMU
insan kecilMU yg menjadi kawan kerapuhanku
menjadi pengobat lara dan dukaku
menjadi penawar rindu keutuhan cinta
Langganan:
Komentar (Atom)